Home / Blog / HATI MASIH INGIN MENCINTA, TAPI TAKUT UNTUK MEMPERCAYAI LAGI..

HATI MASIH INGIN MENCINTA, TAPI TAKUT UNTUK MEMPERCAYAI LAGI..

Ia tahu rasanya jatuh cinta.
Dan ia tahu persis rasanya ditinggalkan.

Bukan sekali, bukan dua kali.
Cukup sering sampai hatinya belajar mengencangkan pegangan setiap kali seseorang datang terlalu dekat. Bukan karena tidak ingin dicintai, tapi karena ingat betul bagaimana rasanya ditinggal tanpa penjelasan, tanpa pamit, tanpa kesempatan bertanya: kurangku di mana?

Saat seseorang mulai peduli padanya, ia justru mundur.
Bukan karena tidak suka—justru karena terlalu suka.

Ia takut pada malam-malam yang akan kembali sunyi.
Takut pada kebiasaan baru yang nantinya harus dilepas.
Takut pada tawa yang suatu hari hanya tinggal kenangan.

Ia sering berkata pada dirinya sendiri:
“Jangan terlalu dalam.”
“Jangan berharap.”
“Jangan percaya sepenuhnya.”

Tapi cinta tidak pernah pandai mendengar larangan.

Perasaannya tumbuh diam-diam, seperti api kecil yang ia coba padamkan setiap hari. Ia membalas pesan lebih lama, menahan rindu, berpura-pura kuat. Bukan karena tak peduli, tapi karena ingin selamat.

Yang tidak ia sadari, ketakutan juga bisa melukai.
Menjaga jarak bisa terasa seperti menolak.
Dan orang yang tulus pun bisa lelah jika terus diyakinkan bahwa ia akan pergi.

Suatu hari, ia bertanya pada dirinya sendiri:
“Apa aku benar-benar takut ditinggalkan…
atau aku hanya belum memaafkan masa lalu?”

Ia sadar, cinta memang selalu punya risiko.
Tak ada jaminan bertahan.
Tak ada kontrak untuk tetap tinggal.

Tapi menutup hati sepenuhnya juga berarti
meninggalkan kemungkinan bahagia sebelum sempat mencoba.

Jadi ia tidak berjanji akan berani sepenuhnya.
Ia hanya berjanji satu hal kecil:
jika cinta datang lagi, ia tidak akan lari—
meski tangannya masih gemetar.

Karena terkadang, keberanian bukan tentang tidak takut kehilangan,
melainkan tetap memilih mencinta
meski tahu ditinggalkan selalu mungkin.

#REJAGALAU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *