Home / Blog / BENANG MERAH

BENANG MERAH

Ada orang yang percaya tentang satu hal.

Bahwa setiap dua hati yang pernah dipertemukan sebenarnya diikat oleh sebuah benang merah yang tidak terlihat. Benang itu menghubungkan dua orang yang pernah saling menemukan, saling mengenal, dan mungkin… saling mencintai.

Aku dulu percaya itu.

Aku percaya bahwa kita dipertemukan bukan tanpa alasan. Dari sekian banyak orang di dunia, entah bagaimana langkah kita berhenti di tempat yang sama, pada waktu yang sama.

Dan di situlah cerita kita dimulai.

Hari-hari yang dulu terasa sederhana jadi penuh arti karena ada kamu. Percakapan yang tidak pernah habis, tawa yang datang tanpa alasan, dan janji-janji kecil yang kita buat tanpa berpikir semuanya bisa berubah.

Aku pikir benang merah itu akan selalu membawa kita kembali satu sama lain.

Tapi ternyata aku salah.

Suatu hari kamu pergi. Bukan karena kita tidak pernah saling peduli, tapi karena hidup kadang membawa dua orang ke arah yang berbeda.

Dan sejak saat itu aku sering bertanya pada diriku sendiri.

Kalau memang ada benang merah yang mengikat kita… kenapa kamu tetap bisa pergi?

Mungkin benang itu tidak selalu membuat dua orang tetap bersama.

Mungkin benang itu hanya mempertemukan dua orang untuk sementara, memberi mereka kenangan, lalu membiarkan mereka berjalan dengan hidup masing-masing.

Atau mungkin…

Benang merah itu tidak pernah putus.

Ia hanya memanjang, semakin jauh, sampai suatu hari nanti—entah kapan—takdir mempertemukan kita lagi.

Dan sampai hari itu datang, aku masih memegang satu ujung benang itu.

Diam-diam berharap…
bahwa di suatu tempat,
kamu masih terikat pada ujung yang sama. ❤️‍🩹

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *