Home / Blog / HAMPIR IKHLAS,NAMUN DIA KEMBALI

HAMPIR IKHLAS,NAMUN DIA KEMBALI

Aku hampir melupakanmu.
Hampir.
Setiap hari, aku mencoba sibuk, tersenyum, menutup hati yang dulu terlalu pedih.
Aku menulis ulang hidupku tanpa bayangmu,
menghapus jejak langkahmu dari setiap sudut ingatan.

Dan aku merasa berhasil.
Hingga hari itu datang.
Kamu muncul lagi.
Tidak sengaja, atau mungkin memang waktu sengaja mempermainkan.

Sekejap, semuanya runtuh.
Semua yang sudah kubangun dengan susah payah—ketenangan, keberanian, jarak—
terguncang oleh satu senyumanmu, satu tatapan yang dulu aku kenal.

Aku ingin menjauh.
Ingin mengingat semua sakit hati yang pernah kau tinggalkan.
Tapi hatiku… hatiku masih saja terpaut.
Seolah tak peduli berapa kali aku terluka,
aku tetap ingin mendengar suaramu lagi.

Aku bertanya pada diriku sendiri:
“Kenapa sekarang? Kenapa setelah aku hampir lupa, kamu kembali?”

Dan jawaban yang kuterima hanyalah sunyi.
Sunyi yang diisi rindu yang tak kunjung mati,
dan rasa sakit yang baru kembali menggerogoti.

Aku sadar, melupakan bukan soal waktu.
Melupakan bukan soal keputusan.
Melupakan adalah soal hati yang kadang terlalu keras kepala.

Sekarang aku berdiri di persimpangan.
Satu langkah mendekat—aku mungkin terluka lagi.
Satu langkah menjauh—aku mungkin kehilangan kesempatan terakhir.

Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan.
Yang kupahami hanyalah satu hal:
kadang, hati yang ingin melupakan
malah dipertemukan lagi dengan sesuatu
yang membuatnya ingin tetap bertahan.

Dan malam ini, aku menatapmu diam-diam,
berdoa agar hatiku cukup kuat…
atau cukup jujur untuk memilih antara cinta atau luka sekali lagi.

#REJAGALAU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *