Home / Blog / MENYUKAI SESEORANG DAN MASALALU MENGHANTUI PIKIRAN..

MENYUKAI SESEORANG DAN MASALALU MENGHANTUI PIKIRAN..

Di senyap malam, aku sering menemukan namanya muncul tanpa undangan. Bukan nama orang yang kucintai sekarang, melainkan bayangan masa lalu yang tak pernah benar-benar pergi. Padahal, di hadapanku ada seseorang yang membuat jantungku berani berharap lagi.

Aku menyukainya dengan cara yang sederhana: dari caranya tertawa saat gugup, dari pesan singkat yang selalu ia akhiri dengan titik—seolah ingin terlihat tegas, padahal hangat. Setiap kali bersamanya, aku ingin percaya bahwa perasaan bisa tumbuh tanpa rasa takut.

Namun masa lalu punya kebiasaan buruk: ia mengetuk pikiran tepat saat aku hampir bahagia.

Ada luka yang belum sepenuhnya sembuh, kata-kata yang dulu tertinggal dan masih bergaung. Aku takut mengulang kesalahan, takut terlalu dalam lalu kehilangan lagi. Maka setiap langkah mendekat, selalu diikuti langkah ragu.

Ia pernah bertanya, “Kamu kenapa sering diam?”

Aku hanya tersenyum. Bagaimana mungkin kujelaskan bahwa aku sedang bertarung dengan kenangan yang tak ia ciptakan?

Menyukai seseorang saat masa lalu masih menghantui rasanya seperti menatap matahari dengan bayangan di punggung. Hangat, tapi tidak sepenuhnya bebas. Aku ingin jujur pada perasaanku, tanpa membiarkan luka lama menyabotase yang baru.

Malam itu aku akhirnya mengerti: masa lalu memang bagian dari diriku, tapi ia bukan penentu akhir cerita. Jika aku terus membiarkannya memegang kendali, aku akan kehilangan kesempatan untuk benar-benar hadir.

Dan mungkin, mencintai bukan soal melupakan sepenuhnya—melainkan berani melangkah meski kenangan masih berbisik pelan.

#REJAGALAU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *