Aku akan meninggalkan kota ini.
Bukan karena aku membencinya,
tapi karena terlalu banyak bagian diriku
yang tertinggal di sini.
Di setiap sudut jalan,
ada kenangan yang tidak pernah benar-benar diam.
Di bangku halte,
di lampu merah,
di tempat kita pernah duduk tanpa rencana pulang.
Kota ini tahu terlalu banyak tentang aku
saat masih berharap.
Saat masih menunggu.
Saat masih percaya bahwa bertahan
akan membuat segalanya baik-baik saja.
Aku lelah bertemu masa lalu
di tempat yang seharusnya netral.
Lelah berpura-pura kuat
setiap kenangan datang tanpa izin.
Aku sadar, menjauh tidak berarti melupakan.
Kenangan akan tetap ada.
Namamu mungkin masih ikut di kepala.
Tapi setidaknya,
di kota yang baru nanti,
aku tidak perlu terus menerus berhadapan
dengan versi diriku yang patah.
Aku ingin belajar hidup lagi
tanpa selalu menoleh.
Tanpa berharap pada sesuatu
yang sudah memilih pergi.
Jadi kali ini aku pergi bukan untuk lari,
melainkan untuk menyelamatkan diriku sendiri.
Jika suatu hari aku mengingatmu,
biarlah itu dari jarak yang aman—
dari kota yang tidak menyimpan kita,
dan dari hati yang sedang belajar pulih.
#REJAGALAU





